Ketua DPD Pemuda Tani Banten Hadiri Festival Jagung Nusantara 2026, Perkuat Kolaborasi Menuju Ketahanan Pangan

Kota Tangerang – Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten, Annisa M.A. Mahesa, S.E., B.Com., menghadiri Festival Jagung Nusantara 2026 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia di Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (3/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan kemandirian serta ketahanan pangan nasional.

Festival Jagung Nusantara mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari petani, generasi muda, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, hingga sektor swasta. Selain penanaman jagung secara simbolis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Pusat Riset, Pelatihan, dan Bisnis Jagung sebagai sarana pengembangan kapasitas dan inovasi bagi petani, khususnya generasi muda.

Dalam sambutannya, G. Budisatrio Djiwandono, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia, menegaskan bahwa Festival Jagung Nusantara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kolaborasi untuk memperkuat sektor pertanian Indonesia. Menurutnya, keberhasilan pembangunan pertanian hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen bangsa bergerak bersama, mulai dari pemerintah, petani, organisasi kepemudaan, dunia usaha, hingga aparat TNI dan Polri.

Ia juga mengapresiasi semakin banyak anak muda yang mulai terjun ke sektor pertanian. Regenerasi petani dinilai menjadi kunci keberlanjutan produksi pangan nasional, sehingga pengalaman dan pengetahuan para petani senior perlu terus diwariskan kepada generasi penerus.

Selain itu, dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada petani dinilai mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, produksi jagung pipilan kering nasional pada tahun 2025 mencapai sekitar 16,16 juta ton, meningkat 6,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut diharapkan terus meningkat melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Momentum Festival Jagung Nusantara juga dimanfaatkan untuk mengajak seluruh jajaran Pemuda Tani Indonesia di berbagai daerah agar aktif mendukung program ketahanan pangan, termasuk mengoptimalkan lahan-lahan yang belum produktif menjadi lahan pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peresmian Pusat Riset, Pelatihan, dan Bisnis Jagung diharapkan menjadi ruang belajar, pelatihan, dan pengembangan inovasi bagi para petani muda. Dengan pemanfaatan teknologi dan mekanisasi, sektor pertanian diyakini akan semakin produktif, mampu menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Dukungan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dunia usaha dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

Kehadiran Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten bersama jajaran pengurus daerah menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pertanian. Diharapkan semangat yang dibangun melalui Festival Jagung Nusantara dapat terus melahirkan inovasi dan kerja sama nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan Indonesia.