Annisa Mahesa Soroti Maraknya Rokok Ilegal Usai Dengar Masyarakat soal Harga Rokok

Annisa Mahesa, anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari daerah pemilihan Banten II, kembali menggelar kegiatan reses di Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, pada Minggu (26/4). Dalam agenda tersebut, Annisa mendengarkan berbagai aspirasi warga, termasuk keluhan dari sejumlah bapak-bapak mengenai kenaikan harga rokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Dalam suasana diskusi yang terbuka, beberapa warga menyampaikan bahwa harga rokok yang terus meningkat mendorong sebagian masyarakat beralih ke rokok dengan harga lebih murah, yang tidak jarang merupakan rokok ilegal. Menanggapi hal tersebut, Annisa menyoroti bahwa fenomena ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga berisiko bagi kesehatan masyarakat.

“Ketika harga rokok semakin tinggi, ada kecenderungan masyarakat mencari alternatif yang lebih murah. Di sinilah rokok ilegal masuk dan menjadi masalah, karena tidak terjamin kualitasnya dan merugikan negara,” ujar Annisa. Ia menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal perlu menjadi perhatian bersama, baik dari sisi penegakan hukum maupun edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, rokok ilegal tidak hanya menghindari kewajiban cukai, tetapi juga berpotensi tidak memenuhi standar produksi yang semestinya.

Selain itu, Annisa juga mengajak masyarakat untuk mulai mempertimbangkan kembali pola konsumsi rokok, baik dari sisi kesehatan maupun pengeluaran rumah tangga.
“Kalau bisa dikurangi, itu jauh lebih baik. Karena dampaknya bukan hanya ke kesehatan, tapi juga ke kondisi ekonomi keluarga,” tambahnya.

Melalui reses ini, Annisa menegaskan komitmennya untuk terus membawa aspirasi masyarakat ke tingkat pusat, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih seimbang antara perlindungan masyarakat, kesehatan publik, dan penerimaan negara.