Annisa Mahesa Kunjungi Tahura Banten, Dorong Pengembangan Potensi Wisata Lokal

Pandeglang, Potensi wisata alam di Banten dinilai memiliki daya tarik yang besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata lokal. Salah satunya Taman Hutan Raya (Tahura) Banten di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, yang menawarkan keindahan alam Curug Putri.

Hal tersebut turut menjadi perhatian Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Annisa Maharani Alzahra Mahesa, saat mengunjungi Tahura Banten, Kamis (12/6/2025). Meski berada di luar daerah pemilihannya, Annisa memilih mengunjungi kawasan tersebut karena ingin melihat langsung potensi wisata alam Banten sekaligus mengajak sejumlah rekan dari Serang menikmati wisata lokal.

“Sebenarnya ini bukan dapil saya, tapi saya ajak teman-teman di daerah Serang untuk datang ke Curug. Saya memang senang dengan wisata lokal dan ingin melihat langsung seperti apa potensinya,” ujar Annisa.

Dalam kunjungannya, Annisa menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Curug Putri sejauh kurang lebih 1,5 kilometer.

Menurutnya, perjalanan menuju Curug Putri menjadi pengalaman yang menyenangkan karena selain menikmati suasana alam, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berolahraga dan melepas penat setelah menjalani aktivitas kedinasan.

“Kesan saya sangat-sangat senang. Happy banget karena bisa olahraga, keluar keringat. Setelah reses, ini juga bisa jadi refreshing,” katanya.

Annisa melihat Tahura Banten memiliki potensi untuk terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Banten. Menurutnya, pengembangan kawasan secara bertahap dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan kenyamanan pengunjung serta potensi ekonomi masyarakat sekitar.

Ia menilai sejumlah fasilitas yang mulai tersedia, seperti tempat makan di kawasan Tahura, menjadi langkah awal yang positif. Ke depan, Annisa berharap semakin banyak fasilitas pendukung dan pelaku usaha lokal yang dapat terlibat dalam pengembangan kawasan wisata tersebut.

“Seiring berjalannya waktu, saya yakin fasilitasnya akan semakin baik. Sekarang mungkin baru dibuka beberapa titik destinasi, nanti bisa berkembang lagi, termasuk fasilitas pendukung dan semakin banyak masyarakat yang bisa berjualan di sekitar kawasan,” tutur Annisa.

Menurutnya, kemudahan akses juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar semakin banyak masyarakat dapat mengenal dan menikmati destinasi wisata alam di Banten.

Bagi Annisa, pengembangan wisata lokal bukan hanya soal menghadirkan destinasi rekreasi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas wisata.

“Kalau destinasinya semakin dikenal, mudah-mudahan masyarakat sekitar juga ikut mendapatkan manfaat. Jadi bukan hanya tempat wisatanya yang berkembang, tetapi ekonomi masyarakatnya juga bisa ikut bergerak,” pungkasnya.